Wednesday, December 16, 2009

Bisnis itu perlu pengalaman

Perjalanan di Minggu ini membuat saya termotivasi utk lebih maju....semoga para pembaca juga semakin semangat untuk berbisnis dan berkarya

======
Sabtu, 12 Des 09, saya bersilaturahmi ke teman yang tinggal di Sukatani. Sukatani itu kira2 20KM dari rumah saya. Teman berjualan di pasar Kecamatan. Memang agak jauh dari pusat kota. Toko nya hanya 2,5 x3 M, tapi pembeli nya rame sekali. Selama 20menit saya duduk disana sambil amati bisnis nya, tak henti-hentinya pengunjung datang, jadi saya ngobrol nya terhenti-henti.

Saya : "Toko nya rame sekali pak, apa hari ini hari pasar?"
H Cecep : "Tidak pak, disini gak ada pasar"
H Cecep : "Kalau di hari lebaran lebih rame lagi, bisa sampai pagi jualan nya, tapi saya kuat hanya sampai jam 2pagi"
Saya : "Wah kalau begini jualan retail mau juga saya berjualan retail nih"
H Cecep : "Ketawa saja haji Cecep"
Saya : "Kalau belanja barang brp juta/Minggu?"
Istri H Cecep : "Sekitar 35juta sekali belanja, 2 kali seminggu belanja ke pusat grosir"

Setelah selesai silaturahmi, saya pulang dan membayangkan omset pak Haji Cecep.
Yang perlu dipelajari dari bisnis H Cecep ini adalah keramahan istri beliau utk menyapa calon pembeli, cara memanggil pelanggan yang membuat hati pembeli jadi senang.

=======
Kisah lain
Hari Senin, tgl 14 Des 09, pelanggan (bukan H Cecep) saya datang ke rumah. Saya diskusi tentang omset saat sekarang dan produk yang dijual nya. Katanya untuk satu produk saja dimusim sepi ini bisa omset 5juta/hari untuk satu produk.....Kebayangkan bagaimana omset nya kalau dimusim rame. Produk yang dia jual sama pelanggan ini ada beberapa macam, perkiraan saya, gak kurang 12juta / hari omset nya dimusim sepi ini....
Dari cerita omset, membuat saya dan istri jadi terkagum kagum sama pelanggan yang satu ini.....
Ooo ya pelanggan ini berjualan di SGC, mantan karyawan juga, keluar kantor di thn 2006, setahun lebih dahulu dari saya.
Yang perlu dicontoh dari pelanggan ini adalah Kegesitan beliau untuk memasarkan produk ...dan keberanian nya untuk take action….

Seminggu yang lalu saya mencari beras untuk kebutuhan www.ubcimart.com. Kami mencari beras ke daerah Karawang, pusat beras di Jabar. Kami cari beras di pasar JOHAR. Ternyata harga beras sudah naik. Naik nya sekitar 800/KG. Jadi saya jadi ragu utk ambil action, jadi beli bersnya sedikit saja. Karna saya tidak mengikuti perkembangan harga beras dari hari demi hari.

Dari beberapa kisah diatas, menurut saya bisnis itu butuh pengalaman, dengan pengalaman itulah kita bisa menentukan harga yang pas, berapa harga jual, berapa profit yang harus diambil dll. Saya perhatikan pak H Cecep tidak sungkan-sungkan untuk mengajak calon pembeli utk mampir ke tokonya. Jadi kalau sdh terbiasa akan enak.

Jadi untuk sukses itu memang perlu latihan, ada proses waktu utk mencapai sukses, ada proses pengalaman, pendawasaan berpikir dll. Semua itu harus dilalui. Menurut saya ilmu tidak bisa didapat dari bangku kuliah/pelatihan. Jadi jangan membayangkan setelah berbisnis satu tahun akan langsung menanjak. Bagaimana dengan saya?
Sebetulnya saya waktu kerja dikantor dulu, sudah berbisnis jualan baju juga. Di Thn 1997, saya jualan baju ke teman2 kantor. Thn 98, saya jual beli mobil. Di thn 2006, sebelum saya keluar kantor, bisnis baju muslim sudah jalan….

Waktu saya kelas 2 SMP sdh bisa membuat cincin emas. Proses nya dari emas batangan diolah jadi cincin, dari awal sampai selesai. Dan memasarkan nya ke pasar. Memasarkan emas yang sudah jadi sendiri ke pasar. Gimana pedagang bisa percaya sama cincin emas yang saya bawa? Bagaimana perasaan waktu menunggu pedagang mengatakan bahwa cincin emas ini akan dia beli. Pedagang emas itu menghancurkan salah satu dari cincin yg saya buat. Setelah di test, pedagang emas itu mengangguk dan hati saya menjadi senang. Betapa bahagia nya saya waktu, karya ku dihargai dan dibeli.

Friday, December 11, 2009

Mudahkan Urusan Saudara maka...



Sebelum kita berangkat haji, kita sering diberi tausiah oleh Ustad pembimbing (Ust Sonai). Mungkin ini salah satu enaknya kita berangkat haji pakai KBIH, dimana pembimbing nya terus memberikan tausiah, baik di Mekah maupun di Madinah. Kita sering mendapat siraman rohani. Mungkin akan berbeda kalau kita berangkat pakai haji mandiri. Apalagi kalau pembimbing nya punya jaringan Ustad lagi, jadi ust Sonai bisa undang ustad yang lain untuk memberikan tausiah. Jadi Ustadnya berfariasi. Siraman rohani akan membuat kita semakin mantap untuk beribadah, iklash dan bersemangat.

Beberapa nasehat Ustad adalah "Bila kita memudahkan urusan saudara kita maka Allah akan mudahkan urusan kita". nasehat yang lain adalah "Bila kita melayani tamu Allah (jamaah Haji), maka berarti kita memuliakan Allah".

Kata-kata "Melayani Tamu Allah" yaaa itu tertanam di dalam benak saya. Lalu sebelum berangkat niatkan itu juga. Saya akan membantu pak Tua, usia 85 tahun, pak Woto. Pada saat saya kenal beliau, orang nya rendah hati. Asal Jawa, tapi sudah lama merantau ke Aceh. Nasehat lain dari Ustad adalah "Kita tidak tahu amalan apa yang membuat kita masuk surga, jadi beramal sebanyak2 nya". Jadi saya niatkan "saya akan bantu pak Woto", karna beliau berangkat sendiri. Kebayang bagi saya bagaimana ya kondisi nya disana? karna sudah tua. Saya akan bantu dia mengangkat koper, pengurusan surat-surat, dll.

Ketika sampai di jedah pak Woto harus pakai pakaian ihram, takut tertinggal, takut surat hilang dll. Disini saya rasakan betapa stress pak W ini, lalu saya bantu beliau.....takut tertinggal karna banyak orang, takut terpisah, dll. Ku lihat napas nya begitu cepat, tapi setelah diminta untuk tenang baru reda nafas nya.....
Alhamdulillah selama di Mekah, pak W lancar saja, karna beliau enak diajak ngobrol, tidak sombong. Jadi banyak juga teman haji yang lain untuk membantu beliau.

Yaa tidak sombong, bukti nya yang tua sehat saja selama di Mekah, bahkan yang muda2 banyak
yang sakit.

Kalau kita kaitkan dengan bisnis, tidak sombong, maka kita akan banyak teman, makin banyak supplier kita.
Wassalam
Afrizal MT

Sunday, November 22, 2009

Anda Orang Hebat -Manager Turun Gaji

Anda Orang Hebat

Kenapa saya katakan seperti itu, karna anda sudah melewati beberapa karir, dari karyawan, Yunior supervisor, supervisor, naik jadi assiten manager, manager, bahkan senior manager. Bila anda sudah digaji oleh kantor lebih dari 7 juta, berarti anda orang HEBAT. Tapi belum sampai gaji 7juta, gak hebat? Jawabnya bukan : Anda akan menjadi Lebih Hebat lagi

Bila anda sudah pernah mengelola beberapa projek. menyelesaikan projek dengan langkah terstruktur, menyelesaikan masalah tahap demi tahap. Saya menilai anda adalah “Orang Hebat”.

Permasalahan yang dialami teman yang mau di PHK, saya juga pernah alami, Cuma saya beralih jadi saudagar, tidak memilih kerja kantor, kalau ingin kerja kantor lagi, ada teman yang menawari, tapi ditolak secara halus. Artinya apa, Jangan PANIK. Keep fighting…Kalau panik gaji 2 juta mau diterima, padahal gaji kita sebelumnya sdh jauh diatas itu.

Permasalahan yang dialami teman yang mau di PHK, saya juga pernah alami, Cuma saya beralih jadi saudagar, tidak memilih kerja kantor, kalau ingin kerja kantor lagi, ada teman yang menawari, tapi ditolak secara halus. Artinya apa, Jangan PANIK. Keep fighting…Kalau panik gaji 2 juta mau diterima, padahal gaji kita sebelumnya sdh jauh diatas itu.

Permasalahan di kantor menurut saya komplek juga, lebih dikejar jam tayang (deadline), banyak mangatur orang, banyak mengajukan proposal bisnis. Artinya kalau beralih ke dunia bisnis (membuka usaha sendiri), menurut saya “Orang Hebat” akan selalu HEBAT dimanapun berada apapun usaha nya. Mau Bukti?

Kenapa Begitu?

Karna Orang Hebat, sudah terbiasa tekun, terbiasa rajin, terbiasa rapi, terbiasa terstruktur, terbiasa membuat langkah-langkah kerja, terbiasa menghadapi orang banyak, terbiasa berkomunikasi mengemukakan ide, terbiasa Sabar dll. Terbiasa Sabar bisa dilihat “Banyak orang tidak suka dengan pekerjaan nya, tapi beberapa tahun tetap saja di PT tsb” Artinya sdh terlatih kesabaran, sdh terlatih untuk menenangkan diri.

Coba lihat sifat Orang SUKSES, cara kerja nya, langkah2 kerja nya, cara dia berkomunikasi, cara bersabar, dll. Sangat jarang orang yang turun gaya hidup nya, karna sifat alami manusia akan mempertahankan gaya hidupnya. Asalkan gak main wanita, gak foya-foya, gak minum-minum, gak malas2an…Insya Allah Sukses…

Memang langkah awal terasa berat menghantui kita, tapi kalau sudah kepepet, silahkan baca di http://www.bajupoeti.com/webstore/archives/498 apapun bisa dikerjakan.

Jadi karyawan swasta itu, hanya menunggu waktu, “Kalau Tidak Dipecat atau Perusahaan Bubar”, artinya bila kita ingin tetap berkarir di swasta terus menerus sampai tua (kecil kemungkinan nya, karna sedikit PT yang lebih usia nya 25thn) berarti kita harus mempersiapkan Simpanan yang banyak atau kita punya Bisnis yg mengalirkan uang ke kita.

Kalau kita sudah berumur diatas 40thn, mengambil keputusan semakin berat karna semakin berat tuntutan ekonomi. Tapi itu hanya SESAAT saja. Waktu kerja di IPTN dulu, saya ambil rumah kredit. Apa komentar salah seorang teman kantor? “Zal, berarti kamu akan tetap (selama nya) di IPTN”. Betul juga ya, sampai 7thn saya di IPTN. Tapi dikurangi 2.5thn kuliah S2. Artinya semakin banyak hutang semakin berat untuk berbisnis.

Naik dan turun income hampir sama saja rasanya. Sama halnya dengan kenaikan gaji kantor, hanya terasa 2 bulan saja, setelah itu kehidupan kita normal lagi. Saya bangga waktu pindah kerja kantor dulu, gaji saya sampai naik 4 kali lipat dari sebelumnya. Tapi itu hanya terasa 3 bulan saja, berikutnya kembali normal. Nah sekarang kita merintis bisnis, ternyata penghasilan kita kurang dari penghasilan kantor. Paling 2 bulan kita rasakan gak enaknya, berikutnya normal lagi. Misal kita terbiasa mengeluarkan uang 5juta sebulan, lalu setelah berusaha sendiri jadi 3juta/bulan, itu paling dirasakan 2 bulan.

Badai itu pasti Berlalu

Kira-kira 4thn yg lalu, Seorang Manager Warehouse disebuah PMA, berkunjung ke rumah saya. Waktu itu saya masih kerja di kantor NEC. Sedangkan dia sudah duluan keluar kantor untuk pindah ke kantor yg lain (waktu itu saya baru mulai berjualan). Dia bercerita “pak Rizal ternyata janji yang diucapkan oleh Bapak (yg punya PT) itu Bohong, saya hanya digaji 2.5jt/bulan, sebeumnya dijanjikan 10juta/bulan, makanya saya berani keluar kantor, kalau tahu gini gak keluar saya”. Wah-wah, saya sangat merasakan sekali betapa menderita nya dia, yang biasa gaji manager, sekarang jadi karyawan. Lalu teman itu bercerita bagaimana dia bisa mengurangi semua beban pengeluaran nya. Mulai dari AC dimatikan, lampu sering dimatikan, makan ke Mall gak lagi, dll. Apa yang saya katakan ke teman tsb? “Semoga Allah membalas nya dengan baik, dan membuka pintu rezeki yang lain”. Setelah setahun akhirnya dia keluar kantor tsb, dan merintis usaha baru (bikin palet). Usaha palet gak terlalu berkembang, dia pindah ke bisnis lain.

Gimana nasibnya 3thn setelah keluar kantor?

Allah memang kaya, mantan manager Warehouseini, di thn 2008, Dia dan istri naik haji, Membeli rumah lagi di Lippo. Sekarang dia sudah terbiasa mengelola uang PT lebih dari 25M. Yaa Badai itu pasti berlalu, jangan terlalu lama bersedih hati, tatap lah dunia ini dengan Positif Thinking, rezeki dari Allah SWT sangat berlimpah di dunia ini.

Apakah Saya Bisa Lebih Hebat?

Jawabnya ada pada diri anda sendiri. Tapi saya yakin Anda akan lebih HEBAT dari manager Warehouse. Caranya? Yaaa, harus ada uang masuk harian, bukan sekali dalam sebulan. Bayangkan kalau uang masuk harian itu sama dengan besar gaji bulanan, maka anda akan tertarik untuk berbisnis.

Wassalam
H. Afrizal
HP 08131552-7965

Wednesday, November 18, 2009

Bukti stor gempa Sumbar


Terima kasih Kepada teman-teman, Bapak/Ibu yang sdh mempercayakan uang nya untuk disalurkan ke SumBar membantu korban gempa. Total uang yang dikumpulkan ke saya sebesar 22juta. Semoga dicatat oleh Allah SWT sebaai amal sholeh, yang akan menjadi jalan bagi kita untuk mencapai surganya.

Saturday, November 14, 2009

Karna Terpaksa, Jadi Sukses

Ya, karna terpaksa bisa membuat orang bisa mengeluarkan segala potensi yang ada dalam dirinya. Berikut ini kisah saya, sewaktu terjadi kebakaran di kampung saya, kejadian sekitar thn 1986. Waktu itu saya bisa mengeluarkan/mengangkat meja kerja tukang mas dari rumah keluar rumah, agar aman dari api. Dalam kondisi normal tak mungkin itu terjadi. Mungkin mirip dengan kisah seorang yang dikejar anjing gila. Bisa melompat parit yang lebar. Dalam kondisi normal, hal ini (melompat parit) tidak akan bisa.

Ada kisah, seorang pelatih renang. Sudah melatih sekelompok wanita usia 10-12 thn dalam beberapa bulan. Setelah beberapa bulan latihan, tidak ada perubahan dalam record. Segala usaha sudah dilakukan oleh pelatih renang tersebut, tapi tidak membuahkan hasil juga. Tidak ada perubahan dalam motivasi para perenang tsb.
Apa yang dilakukan oleh pelatih renang tsb? Dia menyewa buaya muda, agar para perenang itu takut, dan terpacu utk berenang lebih cepat.

Diumumkan lah, bahwa buaya dalam kondisi lapar dan ganas, dan akan mengejar segala sesuatu yang bergerak didepan nya. Buaya ini akan dilepas beberapa detik setelah para perenang loncat. Muncullah ketakutan pada diri perenang tersebut. Ketika peluit/pistol sdh dibunyikan, para perenang berenang dgn kencang untuk mencapai tepi kolam yang lain, maka terpecah lah rekor semua para perenang. Yang sebelum nya gak pernah terpecahkan.

Dalam beberapa kasus, teori kepepet ini bisa sukses. Seperti para perenang.

Dari kisah ini, bila anda dalam keadaan kepepet masalah, misal hutang, dikejar jam tayang, mau di PHK, berpikirlah positif, selesaikanlah masalah tsb dengan berpikir jernih, tenang. Insya Allah anda akan mencapai kesuksesan.

Kisah saya, Setelah resign/PHK dari kantor. Kalau sekiranya saya stress, atau pesimis dalam menafkahi keluarga (mencari uang), maka berkemungkinan saya akan bekerja kantor lagi. Akan mencari pekerjaan lagi. Tapi saya sdh komit dan berikrar akan menjadi pengusaha. Alhamdulillah Allah mengabulkan do’a saya tersebut. Alhamdulillah, setelah beberapa lama, ada tawaran jadi Manager IT, ada tawaran jadi Senior Manager, ada tawaran jadi dosen, semua nya gak diambil. Alhamdulillah waktu itu bisnis sdh jalan.

Jadi bagi teman yang akan/mau/sdh di PHK, ambil hikmah nya saja, positif thingking saja. Berdo’a saja, semoga setelah keluar kantor jadi pengusaha sukses. Yakin bahwa rezeki setiap manusia sdh ditentukan oleh Allah SWT, tinggal gimana kita manggapai rezeki tersebut. Hidup Berkah Berlimpah, Selamat Dunia Akhirat.

Bagaimana mencari Buaya yang menerkam itu selalu ada. Solusinya adalah carilah sesuatu yang membuat anda akan termotivasi setiap hari, misal akan naik haji di thn xx? Akan menyenangkan keluarga, Akan membuat rumah yang nyaman (tidak mau lagi rmh Type 21/36), Memberikan pendidikan anak di sekolah yang bagus, Hidup saya lebih berkah bagi orang lain, Bisa membangkitkan ekonomi ummat, Bisa membantu Biaya research dll....Jelaskan apa yang akan anda capai, insya Allah ini akan jadi buaya bagi anda.

Bagi yang mau konsultasi bisnis atau kiat tetap tenang setelah di PHK bisa saya Bantu…

Bisakah Usaha modal < 5juta

Usaha modal 5juta

Satu lagi peluang usaha untuk mengurangi penganguran, membuka peluang usaha…

Saya akan ceritakan kisah Pelanggan saya yang bernama bu Yuni…Ooo ya bisnis bukan ini, tapi bisnis baju muslim…

Kenapa saya ceritakan ke Milist ITB, saya yakin alumni punya banyak modal, ingin membantu orang untuk membuka usaha, mengurangi pengangguran, bantu saudara, dll. Konsep nya “Berikan Pancing bukan ikan nya”

Didepan CIMART (Mart teman2 di CIkarang, lihat di http://ubcimart.com/) ada yang jualan teh buatan sendiri juga namanya pak Wawan. Dan satu lagi pelangan saya nama bu Yuni.

Cerita bu Yuni, setiap hari penjualan nya diatas 1000 (seribu) gelas / hari. Memperkerjakan 2 orang, ditambah dia dan suaminya, jadi semua 4 orang yang terlibat.

Bagaimana cara pemasaran?

Karna gurunya saya, jadi bu Yuni memasarkan seperti gurunya juga, barang tidak dia sendiri, tapi dipasarkan sama orang lain, seperti

1. Dibawa sama karyawan ke Pabrik-pabrik/koperasi pabrik.

2. Dititipkan ke sekolah-sekolah

3. Dititipkan ke Warung.

Dulu bu Yuni berjualan dikeramaian, tapi sekarang bu Yuni, yang mensuplai ke beberapa pedagang di keramaian tsb.

Apa yang dibutuhkan?

Ya delivery ke warung, sekolah dan pabrik.

Berapa Profitnya pedagang?

Satu gelas Teh dijual 2ribu/pcs ke konsumen. Untuk Koperasi pabrik harga 1500, jadi koperasi dapat profit 500.

Profitnya nya berapa?

Kayaknya gak enak ya, dikasih tahu dimilist…Yang jelas suaminya sdh berani keluar kantor, karna gaji suaminya masih diatas UMR. Menurut saya sangat mengiurkan. Kalau dimisal profitnya 300/gelas, terjual 1000gelas. jadi 300ribu/hari. Perbulan diatas 6.6jt (300rbx22 hari )ya….tapi ini perkiraan….lho…karna bisa lebih..

Gimana Cara mendapatkan Mesin Press?

Alat press bisa dibeli di Kelapa Gading.

Berapa harga mesin press?

Harga sekitar 1.1 juta.

Berapa harga plastik penutup yg ada logo?

Harga satu gulung sekitar 200ribu. Isi satu gulung sekitar 2000pc, jadi modal plastik tutup 200rb/2000= Rp. 100.

Apa plastik tutup bisa dibuat?

Bisa, tapi perlu modal besar, sekitar 12juta. Jadi kalau pak Fery bikin nama FK-10, bisa…jadi lebih murah

Berapa modal buat gerobak?

Harga sekitar 1.2 juta. Kalau bu Yuni hanya dirumah saja, gak pakai gerobak, sama juga dengan awal-awal saya berbisnis….tanpa modal sewa tempat.

Kalau pakai gerobak, apa bisa digabung dgn brg dagangan lain?

Bisa saja, misal dengan minuman teh botol, minuman, rokok dll

Apa bisa di Mall?

Bisa karna minggu lalu saya ketemu sama teman, dia jual di Mall juga, dan malahan profitnya lebih besar dibanding dia jualan es krim francise.

Apa ada lagi pertanyaan?

Apa saya gak tertarik bisnis ini? wah cukup lah pelanggan saya bu Yuni, saya bantu saja…he3x…

Tetap semangat berdo’a, semangat bekerja, semangat berkarya…Insya Allah sukses…

Wednesday, November 11, 2009

Produk terbaru setelah Lebaran 2009

Produk terbaru POETI sdh ada di www.bajupoeti.com atau bisa dilihat juga di http://www.katalog-poeti.blogspot.com/

Wednesday, October 21, 2009

Perjalanan Hari Pertama ke Pariaman





Hari Jum'at pagi (9-okt-09), saya dan adik saya Afdal Zikri Ir, sudah siap siap untuk berangkat ke daerah Pariaman. Walau badan masih letih, karna baru sampai di kota Bukittinggi tadi malam (Jam 12 malam). Tapi letih itu bisa dikalahkan dengan semangat ingin melihat kondisi gempa di Pariaman.
Pagi itu, kami siap berangkat dengan motor GL Pro, motor kesayangan orang tua saya, tujuan Pariaman. Karna motor jarang jarang dipakai untuk jarak jauh, maka saya ragu untuk memakai motor tersebut. Tapi Alhamdulillah, ternyata Afdal sdh menservis motor tersebut terlebih dahulu. Kami berencana memasuki daerah-daerah yang susah dijangkau mobil.
Perjalanan ke kota Pariaman, yang berjarak sekitar 70KM dari Bukittinggi. Sebelum masuk kota Pariaman, kami melewati daerah Sicincin. Ternyata di Sicincin sdh banyak juga rumah yang roboh. Diperjalanan kami bertemu dengan relawan PKS dari kota SUMUT, Deli Serdang. Relawan ini membawa 2 truk beras, dan satu mobil ambulance. Kami berhenti dulu, untuk menikmati perjalanan. Kami sempat mengobrol dengan relawan tersebut.
Hari pertama rencana hanya untuk mensurvei daerah yang akan dibantu, rencana setelah survei daerah, baru membeli sembako yang dibutuhkan di kota Bukittinggi. Awalnya kami berniat mencari daerah yang 3 desa nya ketimbun tanah longsor. Karna kami tidak tahu persis daerah nya, kami sampai di desak Cubadak Air, Pariaman. Kami putuskan untuk shalat Jumat disana.

Karna pengurus Masjid disana meminta bantuan warga nya untuk mengumpulkan dana untuk membangun Masjid tersebut. Masjid sdh rusak, dan gak bisa dipakai. Ketika saya lihat masjid, sdh rusak cor-coran nya. Juga kondisi cor yang sdh miring. Jadi shalat jumat dilaksanakan diluar masjid. Sebelum shalat jumat dimulai, ada pengumpulan dana, saya serahkan 1 juta dari masyarakat Cikarang untuk Masjid. Setelah selesai shalat, ada orang yang menghampiri saya, karna dia tahu waktu saya kasih uang 1juta. Lalu saya utarakan niat untuk membantu 1 ton beras untuk daerah Cubadak Air.

Setelah diskusi sama DKM, dan pemuda masjid, saya mengambil uang k ATM. Setelah dipikir-pikir, kalau beli beras di Bukittinggi, perlu sewa mobil truk dan belum lagi waktunya dan cara distribusi. Jadi lebih efektif beli beras di daerah lokasi gempa. Karna kami lihat, kalau kita bagikan dijalan-jalan saja, sementara banyak yang di pedalaman yang gak kebagian beras. Nah kalau melalui Desa, maka semua akan dapat merata. Jadi rencana beli beras di BUkittinggi jadi batal. Jadi diputuskan beli berasnya didaerah saja.
Setelah ambil uang, saya langsung mengunjungi Heller (tempat pengilingan padi).
Setelah proses negosiasi /tawar menawar beras, diperoleh harga beras rp 6600/KG. Di Gudang beras, saya berphoto bersama Guru SMAN. Lalu kami ke posko desa untuk melaporkan bantuan beras. Saya ketemu langsung dengan kepala desanya....Jadi saya beras kami serahkan kepala Desa, dan pemuda untuk membagikan nya.
Setelah memberikan bantuan di desa Cumanak Air, beras 1 ton senilai 6.6juta dan uang cash 1juta. Diperjalan menuju desa Padang Alai, kami memberikan uang sebesar 600ribu, ke anak-anak yang meminta di jalan. Kami tukarkan uang dengan uang receh 1 ribu. Setiap anak kami kasih 2 ribu. Sambil membawa jalan dengan motor, kami bagi-bagikan uang tersebut.

Melihat rumah yang roboh, hati kami semakin sedih. Selama perjalanan ke Padang Alai, kami melihat banyak yang roboh, memang banyak rumah yang roboh dikiri dan kanan jalan. Jadi semakin tersentuh kami. Allah SWT memang kuasa mengambil yang diinginkan Nya. Perjalanan ke Gunung Tigo terhenti, karna jalan kesana masih putus, dan masih belum bisa ditempuh sama motor. Proses perbaikan masih berlangsung. Akhir nya sampai jam 5 sore kami putuskan untuk pulang ke BUkittinggi. Sampai di rumah sudah jam 7 malam.
Saya mengucapkan terima kasih kpd Bapak/Ibu yang telah memberikan sumbangan untuk membantu saudara-saudara kita yang kena musibah gempa di Padang. Perjalanan hari pertama sudah disalurkan bantuan sebesar Rp 6.6jt + 1 juta = 600ribu. Jadi hari pertama semua Rp 8.2juta sdh disalurkan.....